March 9th, 2008
tanpa sadar bibirku berceloteh kepadamutentang rumah kayu kurang lebih 1 meter dari bumiserta pohon besar sebagai satpam setia tak pernah tidur, siap merondai pekarangan walau tanpa kakisesekali dedaunan gugur namun memperindah bukan membuat sampah
aku memasuki kamar tidur dengan spring bed yang dikelilingi ranjang tanpa kolong, karena aku ingat ketakutanmu itutiap malam kembang air menemani kecupan [...]










