Hey, Angin! Aku merindunya, Apakah kau dengar itu? -sunyi- Berlari saja engkau bagai kesetanan, Tak pedulikan seruan bathin yang tertelan bingar orasi pemenangan Ah. Sepertinya kau sedang terburu hendak menjadi saksi hidup perhelatan akbar negeri ini, Hingga sapaku tak jua engkau bawa untuk disematkan pada hembusan nafasnya gambar dari sini
June 22nd, 2009
June 16th, 2009
Jumat pekan lalu (12 Juni 2009), saya bersama keluarga besar nonton Ketika Cinta Bertasbih (KCB) di Makassar Theater. Kali ini saya akan beri (dikit) komentar pada film yang diangkat dari buku karya Habiburrahman El-Shirazy. Dari 5 , saya cuma ngasih 1 saja *koq? pelit amat!*. Eits! Jangan asal nuduh. Saya punya alasan sendiri kenapa harus pelit [...]
June 9th, 2009
Coba bayangkan bila langit tak pernah berwarna kelabu Begitu manisnya kanvas biru terang bernoktah putih Semarak beriringan bagai domba sedang merumput biru Sesekali bersih jika si domba tertiup angin Kupu dan pipit pun menari bebas pada hamparan nan hijau Berlarian di kelopak bunga, dedaun dan reranting Seandainya langit tak pernah berwarna kelabu Betapa bahagianya sang [...]






