Archive for September, 2009

27
Sep

Silaturahim kala Idul Fitri

Posted under Aktivitas, Makassar, Personal, Ucapan 2 Comments

Bulan Suci Ramadhan yang terlewati beberapa hari kemaren,  membawa kita kepada bulan Syawal yang diawali dengan Idul Fitri  (1 Syawal). Di tahun 1430 H, puasa yang dijalani tidak genap 30 hari seperti biasanya hanya selama 29 hari.

Diwajibkannya puasa atas ummat Islam mempunyai hikmah yang dalam. Yakni merealisasikan ketakwaan kepada Allah SWT. Sebagaimana yang terkandung dalam surat al-Baqarah ayat 183:

“Hai orang-orang yang beriman telah diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kalain bertakwa.”

Setelah berjamaah melakukan sholat 2 rakaat.  Seluruh ummat bersalam-salaman, bermaaf-maafan dan saling bersilaturahim. Baik secara langsung maupun media karena terbatas oleh jarak dan waktu.  Namun ada baiknya bila dilakukan secara langsung. Itu mengapa budaya mudik (pulang ke kampung halaman) sangat kental.

Tapi ada cuil hal yang mengganggu saya selama ini. Tak jarang teman, keluarga, orang tua atau bahkan kita sendiri menyebut kata “Silaturahim” dengan “Silaturahmi”. Yang sebenarnya Silaturahim adalah kata majemuk yang terambil dari kata shilat dan rahim. Kata shilat berakar dari kata yang berarti “menyambung”, dan “menghimpun”. Ini berarti bahwa hanya yang putus dan yang berseraklah yang dituju oleh kata shilat.  Sedangkan kata rahim pada mulanya berarti “kasih sayang” kemudian berkembang sehingga berarti pula “peranakan” (kandungan), karena anak yang dikandung selalu mendapatkan curahan kasih sayang.

Untuk saya sendiri, silaturahim bukan sekedar mengunjungi dan bermaaf-maafan tapi lebih kepada menjalin ukhuwah (hubungan) yang semakin kuat kepada seluruh umat, bahkan pada pemeluk agama yang berbeda sekalipun.

Secara harfiah, silaturahim tidak hanya bermakna menyambungkan tali kasih sayang. Akan tetapi, lebih jauh mempunyai potensi untuk mengubah bangunan-bangunan sosial yang ada bila dilakukan secara intensif, memiliki kekuatan informatif, dan teratur.

Dan mengutip lebih jauh bahwa kata Silaturahim mempunyai makna spiritual dan historis yang tinggi.

Untuk itu, dalam nuansa Idul Fitri maka saya menghaturkan maaf atas segala salah dan khilaf  yang terjadi di dunia maya selama ini karena dunia ini telah menjadi bagian dari hidup saya. Meskipun kita hanya dipertemukan dengan tulisan. Semoga jalinan pertemanan dan dinamika pada dunia ini, terus mengasah sisi positif diri kita semua. Amin

Artikel terkait :

  • http://www.pesantrenvirtual.com/index.php/component/content/article/15-pengajian/1023-sejarah-puasa
  • http://ariefhikmah.blogdrive.com/
  • http://aljawad.tripod.com/arsipbuletin/silatur.htm

http://ariefhikmah.blogdrive.com/

Tags: , , , , ,
15
Sep

Demi duit pecahan

Posted under Makassar, Personal 7 Comments

Sejak hari Jumat lalu (110909), saya berencana untuk nukerkan duit ke pecahan yang lebih kecil. Yah! itung-itung ngasih salam tempel ke ponakan-ponakan .

Memang sebelumnya saya sudah denger dari teman kalo ngantri tuker duit di BI ndak sesimpel yang dibayangkan. Datang lalu nuker duit, selesai urusan.

Liat saja pemandangan berikut ini

IMG1634A

IMG1636A

Lokasi : Bank Indonesia Makassar, jln. Sudirman – Makassar

Aje gile! Hanya untuk nukerin duit aja, harus empet-empetan gituh. Kabarnya sih kalo ngantrinya ini dimulai dari jam 6 pagi supaya bisa ngambil no. antrian terdepan *tepok jidat*.

Dan saya pun harus mengalah pada keadaan untuk pulang dengan tangan hampa *lebay*. Tapi begitu sampai di parkiran, saya ketemu dengan teman kampus yang kerja di bagian kliring.  Hahay! Kalo rejeki emang ndak kemana . Dengan bersorak sorai saya harus curang menggunakan jalur belakang *so sorry, everybody! i’m cheating on you! semoga dosa saya kali ini dimaklumi *

IMG1651A

Liat saja, saya sampai bindo’ (baca: jereng) ngeliat duit kecil yang melimpah ruah. Etentu saja itu bukan untuk saya semua, tapi dibagi sama temen di kantor.

Terima kasih buanyaaaaak buat Ode, untuk perburuan 3 bendel duit 2000-an dan 4 bendel duit 1000-an   *jadi apa sajen untuk perburuan duit ini, pak? *

Eya, waktu poto-poto itu saya malah dikira wartawati dan malah ketemu blogger juga, anggota angingmammiri.org pula. Pagi menjelang siang yang tak terduga.

Tags: , , , , , , , , , , , , ,