Disclamer: Maaf bila ada tulisan yang tidak sesuai, hanya berniat sharing sedikit pengetahuan yang baru saja didapatkan :D .

Diskusi Jurnalisme Warga, begitu tajuk dari event yang dilaksanakan Dewan Pers di Makassar Golden Hotel, tgl 20 Mei 2010. Event yang seharusnya dimulai pukul 9.00 Wita, sedikit molor karena masih menunggu peserta yang hadir satu-satu ke ruang meeting. Agak berbeda dari TOR yang dikirimkan, narasumber diskusi setengah hari ini terdiri dari 3 penggiat media di Indonesia. Sebut saja Pepih Nugraha, wartawan senior koran kompas dan creator dari kompasiana.com. Kemudian ada Donny BU, salah satu penggiat ICTwacth dengan kampanye Internet Sehatnya serta salah satu insider detik.com. lalu ada Uni Z. Lubis, Anggota Dewan Pers 2010 – 2013. Diskusi ini dimoderatori oleh Sukriansyah S Latief, Pemimpin Redaksi Harian Fajar – koran lokal Makassar.

Citizen Jurnalism

Diskusi yang sangat padat dan mengena pada sasaran. Padahal awalnya saya sangat ogah-ogahan menghadari undangan ini. Untung “hasutan” Nanie untuk datang ke event ini lebih kuat, jadi datanglah saya bersama dia. Jujur, selama saya mendapat informasi tentang jurnalisme warga atau citizen jurnalism. Saya beranggapan menjadi jurnalisme warga harus mempunyai kemampuan layaknya jurnalisme profesional. Padahal seorang warga yang memiliki akun twitter pun bisa dikategorikan menjadi seorang jurnalisme warga bila memberitakan suatu kejadian utuk pertama kalinya.

Read more about #3 – Diskusi tentang Jurnalisme Warga »

Kalau sekarang kalian tanya, olahraga apa yang saya gandrungi?

Pastinya berenang.

Heh? Berenang? Memangnya bisa?

Ya bisa, karena semenjak saya berenang dan ada teman yang liat saya berenang. Dia bilang kalo hukum archimedes jadi terbantahkan. Hahahaha, kuraaa(ng ajar)!.

Terus kenapa saya memilih berenang?

Karena saya ndak suka lari. Menurutku, lari itu olahraga paling aneh. Ndak ada yang ngejar koq lari? Hahahaha. Alasan konyol! Etapi memang benar kan :P. Sebenarnya sih saya punya alasan kuat, karena lari saya lambat. Itu terbukti ketika masih SD, saya selalu berteriak ke teman-teman sepermainan kalau ketemu anjing, jangan lari karena anjingnya pasti ngejar. Yah, namanya juga anak-anak, larilah mereka. Dan saya ditinggal semena-mena berdua dengan anjing yang sudah menyalak ndak jelas gitu. Kiyaaaa! saya pun lari paling belakang lagi sampai hampir digigit . Huft! kali ini alasannya sangat sangat konyol ya .

Balik lagi ke renang. Siapa sih yang ndak suka main air? *mikir*. Main air itu keisengan yang sangat menyenangkan. Apalagi kalau bisa basah-basahan dan membelah air. Wiih! asiiik sekali.

Oh ya, satu lagi alasan yang masuk akal kenapa saya milih renang?

Karena renang salah satu olahraga cardio yang ndak perlu berpeluh-peluh ria. hahaha.

Berenang: Olahraga dan Terapi Jadi Satu

Read more about #2 – Berenang: Olahraga dan Terapi Jadi Satu »

Entah kapan tepatnya nyasar ke blognya Bundhoot, salah satu pembesar *eh? :D * dari Kampung Gadjah a.k.a milis id-Gmail. Mata saya tertumbuk pada postingan #blog31hari. Idenya sangat menarik, menantang diri sendiri untuk nulis selama 31 hari tanpa ada jeda. Lumayan juga, cara tepat mengetahui produksi ide untuk bahan tulisan dan ketelatenan nulis selama sebulan penuh. Niat untuk ikutan tantangan saya urungkan karena saya pikir butuh waktu dan kesiapan yang matang untuk merealisasikan *ahlesyan* :mrgreen: .

Eh, pagi tadi Rara mbikin status di fesbuk, mempertemukan saya, Nanie, Bundhoot dan Nita — korban dari Tantangan 31 Hari Ngeblog*. Ndak ada sistem daptar-daptaran, kalo mau ikutan langsung saja comot bannernya.

Akhirnya taraaaaaaaaaa…

Tantangan 31 Hari Ngeblog

Dengan kata Basmallah, saya mencemplungkan diri ke dalam tantangan ini. Dimulai tanggal 18 Mei 2010 (hari ini) hingga sebulan kedepan. Doakan saya pemirsa, semoga kuat dan teguh nulisnya. Mari nulis nulis dan nulis *ikat kepala*.

Yuks yuks! Pada ikutan ngeblog berjamaah. Seru pastinya!

hide totop