Namun saat ini sunyi… …tak ada lagi bel sepeda berdenting tanda menyapa … …hanya tetesan hujan dan angin… …karena itu, aku jarang berlama disana sekarang… …tak mengapa bila itu cara terbaik… … biarkan dingin dan sepi temukan jawabnya sendiri … … di sela reruntuhan hati yang ikut terbawa pergi… …seperti embun, sejuk namun hanya sesaat. [...]

Read more about Elegi di Ruang Suci »

teramat banyak ucapan teruntukmu menjadi tak unik teruntukku akan ku kirim ucapan itu lewat angin, dedaun, pepohon, dan rerintik hujan bila perlu hingga tiba di pintu rumahmu dan mengetuk lembut ayu teman, aku menjabatmu dengan buku *dipersembahkan buat seorang teman untuk hari lahir yang keduapuluh sekian* *smoga hidupmu selalu berwarna, teman*

Read more about menjabat dengan buku »

hide totop